Pesta Lomban Digelar Sesuai Tradisi

Ir. Sholih - Sekda JeparaPesta lomban dulu merupakan tradisi nelayan jepara,tetapi sekarang sudah menjadi tradisi umum kota jepara. pesta ini diselenggarakan  1 minggu setelah hari raya Idul Fitri, pesta lomban juga bertepatan dengan bodo kupat atau orang jepara sering menyebutnya KUPATAN, yaitutradisi berbagi kupat/ketupat merupakan nasi yang dibungkus dengan daun kelapa sedangkan lepet adalah ketan yang dibungkus dengan daun kelapa juga rasanya yang pasti harus dicoba.

Dalam pesta lomban berarti juga bahwa masyarakat mengadakan lomba-lomba rakyat misalnya lomba panjat pinang , makan kerupuk, lomba pecah botol dll.

Sekarang ini pesta lomban sudah dikenal dari luar jepara, dari wilayah-wilayah sekitar jepara misalnya Demak,kudus,Pati, Rembang, Semarang dll. Sudah menjadi tradisi buat mereka setiap pesta lomban mereka selalu berbondong-bondong datang ke Jepara.lomba ini bertujuan untuk menambah rasa kebersamaan masyarakat dan juga untuk meramaikan acara lomban tersebut.

Sekretaris Saerah Jepara Ir.  Sholih sebagaimana diberitakan  diberitakan Suara Muria menyatakan  bahwa pelaksanaan pesta lomban  di Jepara akan menunggu hingga penetapan Idul Fitri dari Pemerintah, pihaknya tidak ingin mengulang pelaksanaan tahun lalu karana tetap mengacu pada rencana awal  sehingga lomban tidak jatuh pada 7 hari setelah lebaran, tetapi tetap 6 hari setelah lebaran tepatnya tanggal 8 Syawal.

Iklan
Dipublikasi di Jepara | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Tiga Kapal Disiapkan Untuk Arus Mudik Lebaran Jepara-Karimunjawa

Kapal Motor Penumpang MuriaKepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Jepara Sururi mengatakan, tiga kapal untuk rute penyeberangan Pelabuhan Jepara-Karimunjawa akan disiapkan di pelabuhan setempat guna melayani lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran.

“Berdasarkan hasil kesepakatan bersama dengan sejumlah pihak terkait, termasuk pengelola ketiga kapal tersebut, pada saat arus mudik Lebaran ketiga kapal tersebut akan disiagakan, meskipun tidak ada jadwal penyeberangan,” ujarnya di Jepara, Kamis.

Kesepakatan tersebut, katanya, diperoleh setelah pihaknya melakukan pertemuan dengan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Jepara, Dishubkominfo Provinsi Jateng, dan PT Pelayaran Sakti Inti Makmur.

Ia menjelaskan, berdasarkan kesepakatan tersebut, Kapal Motor Penumpang Muria, Kapal Motor Cepat Kartini I, dan KM Express Bahari 9 akan disiapkan di pelabuhan setempat.

“Artinya, ketika ada penumpang yang tidak terangkut, maka kapal yang tidak memiliki jadwal penyeberangan harus bersedia melayani penyeberangan agar tidak ada calon penumpang yang terlantar karena belum terangkut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut ditempuh, salah satunya karena KMP Muria tidak mungkin menambah jadwal penyeberangan ke Karimunjawa maupun sebaliknya.

Selain itu, kata dia, Pelabuhan Karimunjawa juga masih minim penerangan, sehingga kurang mendukung ketika ada kedatangan KMP Muria pada malam hari. (ANTARA)

Dipublikasi di Jepara | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Izin Kementerian Kehutanan Belum Didapat

PT Alam Mineral Lestari (AML) belum mengantongi izin penambangan pasir besi di wilayah Perhutani Desa Bandungharjo Kecamatan Donorojo dari Kementerian Kehutanan. Perusahaan itu baru mengantongi izin usaha produksi (IUP) dari Badan Penanaman Modal  dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kabupaten Jepara.

Hal itu terungkap dari keterangan pers Wakil Administratur Perhutani Wilayah Pati Utara Agus Suprayitno dan Kepala BPMPPT Jepara Yoso Suwarno secara terpisah. ”Belum ada kerja sama eksplorasi PT AML dengan Perhutani. Jadi, izin itu belum ada. Untuk mengurus izin itu, sampai ke kementerian,” kata Agus, kemarin.  Dia mengemukakan, itu terkait dengan keterangan pers dari manajemen PT AML, akhir pekan lalu, yang menyebut telah mengantongi izin penambangan seluas 200 hektare di Desa Bandungharjo dan Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo.

Dari luasan lahan itu, luasan terbanyak, hampir 90% di lahan warga Desa Ujungwatu dan sisanya di  atas lahan Perhutani di Bandungharjo.

Agus menyebutkan, kewenangan administratur hanya mengelola lahan, tidak dalam hal mengeluarkan izin lokasi tambang. Namun dia menekanan, untuk akses yang kebetulan melewati wilayah Perhutani sudah ada izin.

”Karena belum ada izin lokasi tambang dari Kementerian, tidak boleh ada penambangan di wilayah Perhutani,” tandasnya.  Wilayah tambang yang diinginkan PT AML itu ada di Petak 130 dan 132 yang luasannya sekitar 40 hektare. Seperti diberitakan pada Senin (30/7), Dani Diyantoro, staf kantor PT AML mengungkapkan, perusahaannya sudah mengantongi izin penambangan area potensi pasir besi seluas  200 hektare di Ujungwatu dan Bandungharjo.

Izin itu didapat dari BPMPPT pada April 2012. Perusahaan itu sudah memasuki tahap konstruksi seperti pembangunan jetty dan perkantoran, lalu pada 2013 aktivitas penambangan sudah bisa dimulai. Potensi konsentrat pasir besi di wilayah itu diperkirakan mencapai 3 juta ton. Saat dimintai konfirmasi, Kepala BPMPPT Jepara Yoso Suwarno menandaskan, izin yang dikantongi PT AML adalah IUP.  ”Proses IUP itu sudah selesai pada April lalu,” ucap Yoso. (H15-57) suara muria.

Dipublikasi di Jepara | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Jasa Penukaran Uang Bermunculan

Lebaran yang semakin dekat mulai menghadirkan usaha jasa penukaran uang baru. Suwarno (36), warga Kelurahan Panjunan Pati, menawarkan jasa penukaran uang baru. Uang baru seperti menjadi bumbu jelang Lebaran untuk dibagikan kepada anak-anak.

Suwarno yang ditemui kemarin menjelaskan, mulai menawarkan jasa penukaran uang pada Kamis (26/7). Hingga kemarin sudah lebih dari Rp 4 juta uang baru yang berhasil ditawarkan kepada konsumen. ”Saya menawarkan jasa penukaran uang di Jepara ini mulai Lebaran tahun lalu,” ucapnya.

Dia menambahkan, pada Lebaran tahun lalu menawarkan uang kertas baru mulai dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 20.000 sebesar Rp 50 juta. Karena itu, dia berharap untuk penukaran uang baru pada tahun ini bisa sama dengan Lebaran tahun lalu.

”Mudah-mudahan kali ini hasilnya lebih baik dari tahun lalu,” ujar Suwarno. Bapak dua anak itu mengaku jasa penukaran uang sebesar 10 persen dari uang yang ditukarkan. Jadi, kalau konsumen menukarkan uang sebesar Rp 100.000 maka total yang uang yang diberikan sebesar Rp 110.000. ”Saya tidak terima semua 10 persen itu tetapi masih dibagi-bagi lagi,” tuturnya.

Dia menambahkan, untuk menyakinkan kalau uangnya asli, dia minta kepada konsumen untuk memeriksa dulu. Selain itu, konsumen dipersilakan menghitung jumlahnya terlebih dulu sebelum meninggalkan tempat. ”Saya berupaya jual dengan cara baik. Jadi bisa dilihat diraba diterawang untuk menukar. Jumlah lembarannya bisa diperiksa sehingga konsumen tidak dirugikan. Sebab, ada yang praktik dikurangi jumlahnya,” tuturnya.

Ditanya soal pecahan yang paling diminati, Suwarno mengatakan, yang paling diminati adalag Rp 1.000 dan Rp 2.000. Dia menjelaskan membawa uang baru ke Jepara tak terlalu banyak. ”Saya membawa secukupnya kalau habis pulang ke Pati ambil lagi,” ungkapnya. (H75-36) Suara Merdeka

Dipublikasi di Jepara | Tag ,

Kejati Jateng menetapkan tersangka korupsi proyek pemeliharaan jalan Dinas PU ESDM Jepara

Setelah Kejati Jateng menetapkan Wakil Ketua DPRD Jateng Riza Kurniawan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Jateng untuk tiga cabang olahraga Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Jateng, dan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Jateng. Penetapan itu berdasarkan hasil penyidikan tim Pidana Khusus Kejati yang menemukan alat bukti kuat.

Hampir berbarengan dengan penetapan Riza sebagai tersangka, Kejati juga menetapkan  lima tersangka kasus dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan Dinas PU ESDM Jepara tahun 2009/ 2010.

Kelimanya adalah HS, AR, SS, SAR, dan WM. Kejati enggan membeberkan identitas detail mereka.  Kelimanya merupakan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), pengawas lapangan, pemeriksa barang, hingga rekanan.

Kejati juga menemukan tindak pidana lain di Jepara, yakni ihwal pencairan jaminan sarana dan prasarana Dinas PU ESDM Jepara tahun 2010 dengan tersangka NHW dan S.

Dipublikasi di Jepara | Tag , | Meninggalkan komentar

Daftar Tunggu Calon Jamaah Haji Jepara Kini Sudah Sampai Tahun 2022

Daftar Tunggu Calon Jamaah Haji Jepara Kini Sudah Sampai Tahun 2022Saat ini daftar tunggu calon Jamaah Haji kabupaten Jepara sudah capai tahun 2022, yang berarti bila ada calon haji yang mendaftar pada bulan ini maka keberangkatannya menunggu 10 tahun lagi. Hal itu dikatakan Dra. Lutfiyah Kasie Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jepara ketika membuka acara Bimbingan Manasik Kelompok Calon Haji Kecamatan Kedung.

Namun demikian tahun keberangkatan bisa maju dikarenakan ada beberapa calon jamaah haji yang mengundurkan diri . Terutama pada peserta talangan haji dikantornya setiap hari terjadi pengunduran diri karena beberapa sebab. Kebanyakan mereka kurang memahami apa arti talangan haji yang di sediakan oleh bank-bank syariah.

“ Setiap hari saya menerima pengunduran calon jamaah haji dari talangan , sehingga setiap laporan ke Semarang saya membawa berkas pengunduran diri calon haji 5 – 10 orang. Sehingga jika ini terus bertambah kemungkinan ada kemajuan tahun keberangkatan “, ujar Lutfiyah yang baru setahun menjabat Kasie Haji dan Umroh.

Untuk pemberangkatan haji tahun 2012 M /1433 H  Lutfiyah mengatakan , segala sesuatunya telah dipersiapkan oleh Kemenag dan Departemen terkait lainnya. Untuk BPIH tahun ini telah diputuskan sebesar $ 3.617 untuk embarkasi Solo , ada peningkatan sebesar $ 84 dibandingkan tahun yang lalu. Jika dirupiahkan tergantung nilai tukar US$ terhadap rupiah , jika US$ sebesar Rp 9.000,- maka ketemunya sekitar 32.353.000,- tetapi jika dollar naik menjadi Rp 9.500,- maka BPIH nya Rp 34,3 juta.

“ Untuk pelunasannya kita menunggu hari yang telah ditentukan oleh pemerintah lewat Bank-bank yang telah ditunjuk. Tahun kemarin waktun pelunasan jatuh pada bulan puasa dan ada rentang waktu sekitar 15 hari “, katanya.

Menyinggung tentang pemberangkatan haji setiap kloter Lutfiyah mengemukakan , satu Kloter terbagi beberapa Rombongan setiap rombongan berjumlah 51 calhaj. Setiap rombongan terbagi lagi menjadi beberapa regu yang beranggotakan 11 orang. Setiap Kloter pemerintah menyediakan petugas sejumlah 5 orang yang terdiri dari pendamping dan juga petugas kesehatan.

Oleh karena itu di Saudi nantinya jamaah tidak perlu khawatir akan keberadaannya disana , untuk bimbingan ibadah haji sudah ada pendamping TPHI sedangkan untuk kesehatannya sudah ada Dokter dan juga perawat. Selain itu yang tergabung dalam KBIH tentunya juga ada petugas yang selalu membimbing Jamaah haji tersebut.

“ Untuk Jepara jumlah KBIH ada 19 Kelompok , kebanyakan calon haji dari Jepara ini sudah tergabung dalam KBIH. Bagi kantor Kemenag KBIH adalah mitra kerja dalam pelayanan Haji dan Umroh pada masyarakat “, pungkasnya. (Muin)

Dipublikasi di Jepara | Tag , | Meninggalkan komentar

Perahu Fiber Buatan Jepara Diminati Pengusaha Luar Jawa

Perahu Fiber Buatan Jepara Diminati Pengusaha Luar JawaPerahu berbahan serat fiber murah buatan Maksum warga desa Tedunan kecamatan Kedung kabupaten Jepara diminati pengusaha angkutan wisata dan nelayan di luar jawa . Beberapa pengusaha tersebut akan menjajagi kerjasama dalam pembuatan perahu fiber untuk kebutuhan angkutan wisata disungai dan danau dan juga untuk kebutuhan nelayan dirawa-rawa sungai serta laut. Oleh karena itu beberapa hari ini dia mencoba beberapa perahunya , dengan menggunakan mesin untuk menjajagi kemampuan serta memperbaiki beberapa bagian yang masih kurang.

” Beberapa pengusaha via telepon sudah menghubungi kami untuk kerjasama pembuatan perahu .agar tidak mengecewakan konsumen , kami mengadakan persiapan dengan menjajal produk kami dari segi kualitas di sungai ini ”, kata Maksum pada Warta Demak sambil menjajal perahu fibernya di Sungai Serang.

Maksum mengatakan , beberapa pengusaha yang siap membeli perahu fiber buatannya diantaranya dari Sragen untuk angkutan danau, Jambi untuk keperluan memancing , serta Biak Irian Jaya untuk kebutuhan nelayan. Dalam waktu dekat mereka akan datang ke rumahnya untuk mengecek persiapan serta MOU dalam hal pembuatan perahu. Perahu fiber buatannya menggunakan bahan yang berkualitas , sehingga bentuk perahunya bisa diandalkan jika dibandingkan produk yang sama di temnpat lain.

” Untuk harganya kami menjamin lebih murah , namun demikian kualitas kami tidak kalah dengan yang lainnya . Percobaan hari ini membuktikan dengan mesin sederhana laju perahu cukup cepat apalagi dengan memnggunakan mesin yang lebih besar ”, kata Maksum.

Selain perahu jenis sedang , dengan panjang 5 – 8 meter , fihaknya juga membuat perahu fiber jenis jukung kecil yang digunakan oleh petani atau nelayan mengambil ikan disungai . Untuk jenis perahu ini biaya yang dikeluarkan berkisar 2 – 3 juta. Saat ini beberapa petani tambak sudah memesan perahu jenis jukung ini . Jika dibandingkan produk sejenis dari kayu , perahu dari fiber ini selain awet juga ringan sehingga lajunya cukup kencang . Sehingga jika lama tidak dipergunakan bisa dibawa ke rumah disimpan.

Sebagaimana dikabarkan wartademak.com, dengan adanya perahu fiber ini diharapkan ke depan para nelayan, atau petani tambak bisa beralih teknologi dari pemakaian perahu kayu menuju perahu fiber. Oleh karena itu fihaknya terus mengadakan inovasi baru dalam hal pembuatan perahu fiber ini . Selain mempergunakan bahan yang berkualitas tinggi , juga teknik pembuatan sedapatnya seperti pabrik sehingga hasilnya tidak kalah buatan pabrik atau usaha besar.

” Untuk bahan kami pilih yang kualitas baik teknik pembuatan setiap waktu kami tingkatkan , namun harga kami bisa lebih murah karena tenaga dan juga tempat biayanya bisa dihemat seefisien mungkin”, tambah Maksum .
Bagi siapa saja yang berminat dengan perahu fiber buatan Maksum dari Jepara bisa menghubungi No HP : 08122218797 – 081802461700. (D-1)

Dipublikasi di Jepara | Tag , | Meninggalkan komentar