Izin Kementerian Kehutanan Belum Didapat

PT Alam Mineral Lestari (AML) belum mengantongi izin penambangan pasir besi di wilayah Perhutani Desa Bandungharjo Kecamatan Donorojo dari Kementerian Kehutanan. Perusahaan itu baru mengantongi izin usaha produksi (IUP) dari Badan Penanaman Modal  dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kabupaten Jepara.

Hal itu terungkap dari keterangan pers Wakil Administratur Perhutani Wilayah Pati Utara Agus Suprayitno dan Kepala BPMPPT Jepara Yoso Suwarno secara terpisah. ”Belum ada kerja sama eksplorasi PT AML dengan Perhutani. Jadi, izin itu belum ada. Untuk mengurus izin itu, sampai ke kementerian,” kata Agus, kemarin.  Dia mengemukakan, itu terkait dengan keterangan pers dari manajemen PT AML, akhir pekan lalu, yang menyebut telah mengantongi izin penambangan seluas 200 hektare di Desa Bandungharjo dan Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo.

Dari luasan lahan itu, luasan terbanyak, hampir 90% di lahan warga Desa Ujungwatu dan sisanya di  atas lahan Perhutani di Bandungharjo.

Agus menyebutkan, kewenangan administratur hanya mengelola lahan, tidak dalam hal mengeluarkan izin lokasi tambang. Namun dia menekanan, untuk akses yang kebetulan melewati wilayah Perhutani sudah ada izin.

”Karena belum ada izin lokasi tambang dari Kementerian, tidak boleh ada penambangan di wilayah Perhutani,” tandasnya.  Wilayah tambang yang diinginkan PT AML itu ada di Petak 130 dan 132 yang luasannya sekitar 40 hektare. Seperti diberitakan pada Senin (30/7), Dani Diyantoro, staf kantor PT AML mengungkapkan, perusahaannya sudah mengantongi izin penambangan area potensi pasir besi seluas  200 hektare di Ujungwatu dan Bandungharjo.

Izin itu didapat dari BPMPPT pada April 2012. Perusahaan itu sudah memasuki tahap konstruksi seperti pembangunan jetty dan perkantoran, lalu pada 2013 aktivitas penambangan sudah bisa dimulai. Potensi konsentrat pasir besi di wilayah itu diperkirakan mencapai 3 juta ton. Saat dimintai konfirmasi, Kepala BPMPPT Jepara Yoso Suwarno menandaskan, izin yang dikantongi PT AML adalah IUP.  ”Proses IUP itu sudah selesai pada April lalu,” ucap Yoso. (H15-57) suara muria.

Dipublikasi di Jepara | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Jasa Penukaran Uang Bermunculan

Lebaran yang semakin dekat mulai menghadirkan usaha jasa penukaran uang baru. Suwarno (36), warga Kelurahan Panjunan Pati, menawarkan jasa penukaran uang baru. Uang baru seperti menjadi bumbu jelang Lebaran untuk dibagikan kepada anak-anak.

Suwarno yang ditemui kemarin menjelaskan, mulai menawarkan jasa penukaran uang pada Kamis (26/7). Hingga kemarin sudah lebih dari Rp 4 juta uang baru yang berhasil ditawarkan kepada konsumen. ”Saya menawarkan jasa penukaran uang di Jepara ini mulai Lebaran tahun lalu,” ucapnya.

Dia menambahkan, pada Lebaran tahun lalu menawarkan uang kertas baru mulai dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 20.000 sebesar Rp 50 juta. Karena itu, dia berharap untuk penukaran uang baru pada tahun ini bisa sama dengan Lebaran tahun lalu.

”Mudah-mudahan kali ini hasilnya lebih baik dari tahun lalu,” ujar Suwarno. Bapak dua anak itu mengaku jasa penukaran uang sebesar 10 persen dari uang yang ditukarkan. Jadi, kalau konsumen menukarkan uang sebesar Rp 100.000 maka total yang uang yang diberikan sebesar Rp 110.000. ”Saya tidak terima semua 10 persen itu tetapi masih dibagi-bagi lagi,” tuturnya.

Dia menambahkan, untuk menyakinkan kalau uangnya asli, dia minta kepada konsumen untuk memeriksa dulu. Selain itu, konsumen dipersilakan menghitung jumlahnya terlebih dulu sebelum meninggalkan tempat. ”Saya berupaya jual dengan cara baik. Jadi bisa dilihat diraba diterawang untuk menukar. Jumlah lembarannya bisa diperiksa sehingga konsumen tidak dirugikan. Sebab, ada yang praktik dikurangi jumlahnya,” tuturnya.

Ditanya soal pecahan yang paling diminati, Suwarno mengatakan, yang paling diminati adalag Rp 1.000 dan Rp 2.000. Dia menjelaskan membawa uang baru ke Jepara tak terlalu banyak. ”Saya membawa secukupnya kalau habis pulang ke Pati ambil lagi,” ungkapnya. (H75-36) Suara Merdeka

Dipublikasi di Jepara | Tag ,

Kejati Jateng menetapkan tersangka korupsi proyek pemeliharaan jalan Dinas PU ESDM Jepara

Setelah Kejati Jateng menetapkan Wakil Ketua DPRD Jateng Riza Kurniawan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Jateng untuk tiga cabang olahraga Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Jateng, dan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Jateng. Penetapan itu berdasarkan hasil penyidikan tim Pidana Khusus Kejati yang menemukan alat bukti kuat.

Hampir berbarengan dengan penetapan Riza sebagai tersangka, Kejati juga menetapkan  lima tersangka kasus dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan Dinas PU ESDM Jepara tahun 2009/ 2010.

Kelimanya adalah HS, AR, SS, SAR, dan WM. Kejati enggan membeberkan identitas detail mereka.  Kelimanya merupakan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), pengawas lapangan, pemeriksa barang, hingga rekanan.

Kejati juga menemukan tindak pidana lain di Jepara, yakni ihwal pencairan jaminan sarana dan prasarana Dinas PU ESDM Jepara tahun 2010 dengan tersangka NHW dan S.

Dipublikasi di Jepara | Tag , | Meninggalkan komentar

Daftar Tunggu Calon Jamaah Haji Jepara Kini Sudah Sampai Tahun 2022

Daftar Tunggu Calon Jamaah Haji Jepara Kini Sudah Sampai Tahun 2022Saat ini daftar tunggu calon Jamaah Haji kabupaten Jepara sudah capai tahun 2022, yang berarti bila ada calon haji yang mendaftar pada bulan ini maka keberangkatannya menunggu 10 tahun lagi. Hal itu dikatakan Dra. Lutfiyah Kasie Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jepara ketika membuka acara Bimbingan Manasik Kelompok Calon Haji Kecamatan Kedung.

Namun demikian tahun keberangkatan bisa maju dikarenakan ada beberapa calon jamaah haji yang mengundurkan diri . Terutama pada peserta talangan haji dikantornya setiap hari terjadi pengunduran diri karena beberapa sebab. Kebanyakan mereka kurang memahami apa arti talangan haji yang di sediakan oleh bank-bank syariah.

“ Setiap hari saya menerima pengunduran calon jamaah haji dari talangan , sehingga setiap laporan ke Semarang saya membawa berkas pengunduran diri calon haji 5 – 10 orang. Sehingga jika ini terus bertambah kemungkinan ada kemajuan tahun keberangkatan “, ujar Lutfiyah yang baru setahun menjabat Kasie Haji dan Umroh.

Untuk pemberangkatan haji tahun 2012 M /1433 H  Lutfiyah mengatakan , segala sesuatunya telah dipersiapkan oleh Kemenag dan Departemen terkait lainnya. Untuk BPIH tahun ini telah diputuskan sebesar $ 3.617 untuk embarkasi Solo , ada peningkatan sebesar $ 84 dibandingkan tahun yang lalu. Jika dirupiahkan tergantung nilai tukar US$ terhadap rupiah , jika US$ sebesar Rp 9.000,- maka ketemunya sekitar 32.353.000,- tetapi jika dollar naik menjadi Rp 9.500,- maka BPIH nya Rp 34,3 juta.

“ Untuk pelunasannya kita menunggu hari yang telah ditentukan oleh pemerintah lewat Bank-bank yang telah ditunjuk. Tahun kemarin waktun pelunasan jatuh pada bulan puasa dan ada rentang waktu sekitar 15 hari “, katanya.

Menyinggung tentang pemberangkatan haji setiap kloter Lutfiyah mengemukakan , satu Kloter terbagi beberapa Rombongan setiap rombongan berjumlah 51 calhaj. Setiap rombongan terbagi lagi menjadi beberapa regu yang beranggotakan 11 orang. Setiap Kloter pemerintah menyediakan petugas sejumlah 5 orang yang terdiri dari pendamping dan juga petugas kesehatan.

Oleh karena itu di Saudi nantinya jamaah tidak perlu khawatir akan keberadaannya disana , untuk bimbingan ibadah haji sudah ada pendamping TPHI sedangkan untuk kesehatannya sudah ada Dokter dan juga perawat. Selain itu yang tergabung dalam KBIH tentunya juga ada petugas yang selalu membimbing Jamaah haji tersebut.

“ Untuk Jepara jumlah KBIH ada 19 Kelompok , kebanyakan calon haji dari Jepara ini sudah tergabung dalam KBIH. Bagi kantor Kemenag KBIH adalah mitra kerja dalam pelayanan Haji dan Umroh pada masyarakat “, pungkasnya. (Muin)

Dipublikasi di Jepara | Tag , | Meninggalkan komentar

Perahu Fiber Buatan Jepara Diminati Pengusaha Luar Jawa

Perahu Fiber Buatan Jepara Diminati Pengusaha Luar JawaPerahu berbahan serat fiber murah buatan Maksum warga desa Tedunan kecamatan Kedung kabupaten Jepara diminati pengusaha angkutan wisata dan nelayan di luar jawa . Beberapa pengusaha tersebut akan menjajagi kerjasama dalam pembuatan perahu fiber untuk kebutuhan angkutan wisata disungai dan danau dan juga untuk kebutuhan nelayan dirawa-rawa sungai serta laut. Oleh karena itu beberapa hari ini dia mencoba beberapa perahunya , dengan menggunakan mesin untuk menjajagi kemampuan serta memperbaiki beberapa bagian yang masih kurang.

” Beberapa pengusaha via telepon sudah menghubungi kami untuk kerjasama pembuatan perahu .agar tidak mengecewakan konsumen , kami mengadakan persiapan dengan menjajal produk kami dari segi kualitas di sungai ini ”, kata Maksum pada Warta Demak sambil menjajal perahu fibernya di Sungai Serang.

Maksum mengatakan , beberapa pengusaha yang siap membeli perahu fiber buatannya diantaranya dari Sragen untuk angkutan danau, Jambi untuk keperluan memancing , serta Biak Irian Jaya untuk kebutuhan nelayan. Dalam waktu dekat mereka akan datang ke rumahnya untuk mengecek persiapan serta MOU dalam hal pembuatan perahu. Perahu fiber buatannya menggunakan bahan yang berkualitas , sehingga bentuk perahunya bisa diandalkan jika dibandingkan produk yang sama di temnpat lain.

” Untuk harganya kami menjamin lebih murah , namun demikian kualitas kami tidak kalah dengan yang lainnya . Percobaan hari ini membuktikan dengan mesin sederhana laju perahu cukup cepat apalagi dengan memnggunakan mesin yang lebih besar ”, kata Maksum.

Selain perahu jenis sedang , dengan panjang 5 – 8 meter , fihaknya juga membuat perahu fiber jenis jukung kecil yang digunakan oleh petani atau nelayan mengambil ikan disungai . Untuk jenis perahu ini biaya yang dikeluarkan berkisar 2 – 3 juta. Saat ini beberapa petani tambak sudah memesan perahu jenis jukung ini . Jika dibandingkan produk sejenis dari kayu , perahu dari fiber ini selain awet juga ringan sehingga lajunya cukup kencang . Sehingga jika lama tidak dipergunakan bisa dibawa ke rumah disimpan.

Sebagaimana dikabarkan wartademak.com, dengan adanya perahu fiber ini diharapkan ke depan para nelayan, atau petani tambak bisa beralih teknologi dari pemakaian perahu kayu menuju perahu fiber. Oleh karena itu fihaknya terus mengadakan inovasi baru dalam hal pembuatan perahu fiber ini . Selain mempergunakan bahan yang berkualitas tinggi , juga teknik pembuatan sedapatnya seperti pabrik sehingga hasilnya tidak kalah buatan pabrik atau usaha besar.

” Untuk bahan kami pilih yang kualitas baik teknik pembuatan setiap waktu kami tingkatkan , namun harga kami bisa lebih murah karena tenaga dan juga tempat biayanya bisa dihemat seefisien mungkin”, tambah Maksum .
Bagi siapa saja yang berminat dengan perahu fiber buatan Maksum dari Jepara bisa menghubungi No HP : 08122218797 – 081802461700. (D-1)

Dipublikasi di Jepara | Tag , | Meninggalkan komentar

Fiber Glass

Istilah fiberglass umumnya digunakan untuk suatu produk baik lembaran maupun masif berserat menggunakan bahan dasar resin. Proses pembuatan fiberglass itu sendiri melalui beberapa proses dan membutuhkan bahan baku antara lain resin, katalis, talc, wax, pigmen (pewarna). Sedangkan proses pembuatannya yaitu (i) pengadaan bahan-bahan Fiberglass, (ii) proses pembuatan desain, (iii) proses pencetakan. 1. Bahan-bahan Fiberglass Untuk mebuatfiberglass dibutuhkan beberapa bahan baku antara lain:
  • Resin

Resin adalah bahan kimia yang berbentuk cair, menyerupai minyak goreng, tetapi agak kental. Jenis resin bermacam-macam. Untuk bahan aksesoris fiberglass, umumnya menggunakan resin bening atau resin butek. Resin bening, biasanya digunakan untuk bentuk yang menonjolkan kebeningannya. Sedangkan resin jenis butek lebih banyak digunakan untuk pembuatan aksesoris, disamping harganya murah, resin ini dapat dengan mudah dibeli di toko-toko kimia.

  • Katalis

Cairan ini bisa dibilang pendamping setia resin, cairan ini biasanya berwarna bening dan berbau agak sengak. Cairan ini berfungsi untuk mempercepat proses pengerasan adonan fiber, semakin banyak katalis maka akan semakin cepat adonan mengeras akan tetapi hasilnya kurang bagus. Cairan ini jika mengenai kulit akan terasa panas, seperti cairan air zuur.

  • Talc

Bahan berbentuk bubuk putih yang menyerupai terigu ini berfungsi sebagai pengental adonan fiberglass utama (resin, katalis dll) sehingga sepeti plastik. Semakin banyak campuran Talc pada adonan, maka hasil fiberglass akan menjadi lebih tebal dan berat.

  • Wax (Mold Release)

Bahan ini sepintas mirip mentega/keju ketika masih di dalam wadahnya. Berfungsi sebagai pelicin pada tahap pencetakan dan agar resin tidak menempel pada cetakan. 2. Pembuatan desain Langkah-langkah dalam membuat desain antara lain dengan:

1. Membuat visualisasi produk dengan gambar melalui komputer. Melakukan pembuatan pola melalui komputer yang kemudian dituangkan dalam gambar desain. Hal ini bertujuan memvisualisasikan desain prosuk yang akan dibuat dan mempermudah dalam pencetakan.

2. Membuat cetakan fiberglass sesuai ukuran gambar Gambar produk yang telah dibuat kemudian digunakan untuk menciptakan cetakan fiberglass dengan ukuran tertentu. Cetakan ini dibuat dari bahan fiberglass untuk mempermudah pembentukan.

3. Finising desain cetakan fiberglass. Finising dilakukan untuk melihat keakuratan ukuran dan kesesuaian bentuk cetakan dengan model gambar.

3. Proses pencetakan
Terdapat beberapa cara dalam pembuatan fiberglass antara lain:

  • Resin + Katalis = mudah pecah
  • Fiberglass Cloth + Resin + Katalis
  • Resin + talk + Katalis = Kuat

Didalam pembuatan fiberglass kami mengunakan cara yang kedua yaitu Resin + talk + Katalis. Proses pencetakan dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu:

1. Siapkan alat-alat berupa gelas air mineral, pengaduk, dan sarung tangan.
2. Tuangkan resin, katalis dan talc kedalam gelas air mineral dengan perbandingan campuran Resin : Katalis = 1 liter : 10cc (0,01 L), sedangkan resin ditambah talk kira-kira perbandingan 1:13. Tambahkan air secukupnya untuk menjaga agar bahan baku tidak mudah mengeras
4. Tambahkan pigmen sesuai warna yang dikehendaki dan aduk-aduk sampai merata
5. Tuangkan bahan baku kedalam cetakan dan tunggu hingga mengering dan keras
6. Keluarkan fiberglass dari cetakan
Dipublikasi di Tekhnologi | 1 Komentar

TOA Amplifier

Sebagai pengurus masjid agung Baitul Makmur Jepara yang mengurusi sound system saya mengandalkan Amplifier TOA, sekain sudah merupakan merek branded hampir selama bertahun-tahun menggunakan TOA belum pernah mengalami gangguan, tetap handal sehingga semua informasi yang berhubungan dengan TOA saya sangat tertarik.

Informasi berguna saya dapatakan setelah menyambangi sebuah blog yang mengupas tentang problem amplifier TOA, menurut penulisnya amplifier TOA sekarang tidak setangguh seperti dulu lagi, hal ini disebabkan karena semenjak banyak produk china murah masuk ke indonesia, manufaktur dari merk toa ini berusaha untuk mengimbangi harga jual mereka(china) dengan cara menggunakan beberapa komponen yg lebih murah.

Akibatnya sekarang ampli toa tidak segagah dulu lagi bertahun-tahun betah di dalam mushola2, ruang seminar,panggung dll. hanya karena satu hal : produk toa mulai keluaran tahun 2000-an menggunakan transistor final type C5199 akibatnya jika ampli sudah mulai panas/meningkat suhunya kerja transistor ini goyah.

Jika anda mengalami suara ampli toa “baru” yang cacat/sember dan sangat lemah tidak usah pusing ganti saja transistor final type C5199 dengan type keluaran terdahulu yaitu type D1047 dan jangan pilih yang asli,bukan tiruan maka Amplyfier Toa  akan gagah kembali.

Dipublikasi di Tekhnologi | Meninggalkan komentar