420 Pohon Akan Direhabilitasi

Dinas Cipta Karya Perumahan Tata Ruang dan Kebersihan (Ciptaruk) Jepara bakal merehabilitasi 420 pohon peneduh jalan jenis palm.

Keberadaan pohon palm itu di sepanjang jalan raya Desa Senenan hingga Ngabul Kecamatan Tahunan. Rehabilitasi dilakukan karena kondisi pohon yang sudah tua dan tinggi sehingga dikhawatirkan bisa membahayakan pengguna jalan.

Kabid Kebersihan pada Dinas Ciptaruk Jepara Yusuf menjelaskan, langkah itu dilakukan karena pada saat ini usia pohon sudah sekitar 20 tahun dengan ketinggian 15 meter. Kondisi membuat Cinas Ciptaruk khawatir sehingga akan mengajukan rehabilitasi yang akan dilakukan pada 2013. ííKami ajukan untuk bisa dilakukan penggantian tanaman pada tahun depan. Anggarannya sebesar Rp 750 juta,íí ucapnya.

Yusuf mengatakan, ada dua alternatif pohon untuk mengganti pohon palm yang sudah tua tersebuit, yakni dengan pohon palm ekor tupai atau dengan pohon filicium. ”Untuk yang ada saat ini adalah palm dengan jenis raja. Kelemahannya adalah pohon itu tumbuh terlalu tinggi dan kalau sudah keropos akarnya tentu bisa berbahaya. Kami akan ganti yang lebih pendek tetapi punya fungsi peneduh dan juga tetap indah,” tuturnya.

Selain jenis pohon palm, kata Yusuf, pepohonan di dalam Kota Jepara kondisinya masih baik. Saat ini, pihaknya rutin melakukan perawatan berupa membuang benalu dan membentuk daun pohon agar tampak indah.

”Yang pemotongan pohon-pohon di dalam kota itu rutin dan belum ada rencana untuk rehabilitasi karena kondisinya masih baik,” bebernya.

Kendaraan hidrolis

Yusuf menambahkan, untuk perawatan pohon-pohon dalam kota masih ada kendala berupa peralatan. Itu terkait dengan upaya pemotongan ranting-ranting pohon yang tinggi. ”Kalau hanya dengan alat tradisional pemotongan ranting yang tinggi kurang maksimal. Karena, itu kami perlu peralatan berupa kendaraan hidrolis. Kami ajukan sebesar Rp 600 juta,” urainya.

Dia berharap, dengan adanya kendaraan itu bisa memudahkan petugas kebersihan dalam melakukan perawatan pohon. Baik untuk membuang benalu atau membentuk dahan. ííKami terus berupaya untuk melakukan perawatan rutin agar kondisinya tetap baik terawat dan indah,íí jelasnya.

Ditanya soal program lain, Yusuf mengungkapkan sedang memperhatikan hutan buah dengan pemupukan. Selain itu, Yusuf juga sedang mencari peluang apakah ada kemungkinan untuk menambah taman di area Kota Jepara. ”Saat ini juga ada masukan dari kecamatan untuk membuat taman,” katanya. (H75-36) 

Tentang Kak Totok

Kak Totok seorang anggota Pramuka Jepara, Ketua SAR Jepara, Ketua Bidang Abdimas Humas Kwarcab Jepara, Ketua Pengelola Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Anggota ORARI Lokal Jepara NP : YC2TVT. Bekerja di Pemda Jepara sebaga Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Cipta Karya tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Jepara.
Pos ini dipublikasikan di Jepara dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s