Pantai Bandengan Jepara jadi Lautan Vespa

Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Ikatan penggemar motor Vespa Jepara , ratusan motor Vespa dari berbagai penjuru kota di Jawa dan sebagian Sumatera dan Bali kumpul dan berparade di Pantai Bandengan Jepara. Penggemar motor Vespa dari  datang dari berbagai ruas jalan menuju pantai Bandengen Jepara . dari plat kendaraan mereka datang dari kota Pemalang , Pati , Solo ,Yogyakarta,Madiun, Semarang sampai dengan kota Jawa Tengah bagian selatan . Bahkan banyak pula penggemar Vespa datang dari luar pulau Jawa seperti Bali dan Lampung,Sulawesi dan Kalimantan

“ Kami datang dari Boja  ini dalam rangka undangan penggemar motor Vespa dari Jepara yang mengadakan ulang tahun yang pertama. Kami datang berombongan dengan teman-teman kemarin sore malam hari kami menginap disekitar pantai Bandengan pagi tadi puncak acaranya dan siang hari ini kami pulang bersama-sama lagi “ tutur Tony (28) penggemar motor Vespa asal Boja Jawa Tengah .

Tony  mengatakan , rombongan Boja yang datang ke kota Jepara jika dihitung lebih 25 motor dengan berbagai tipe jenis kendaraan . Ada yang hanya bisa dinaiki oleh 2 orang  , 4 orang bahkan ada juga motor Vespa yang dimodifikasi sehingga bisa dinaiki penumpang 5-6 orang . Tidak itu saja karena kreatifitas penggemar Vespa itu banyak motor Vespa yang berubah menjadi sangat unik , misalnya dimodifikasi seperti gubug sawah yang bergerak , sampai dengan motor Vespa era Jepang dan Belanda yang digunakan untuk perang.

“ Ya ini semua hasil kreatifitas kami para penggemar motor Vespa , untuk biaya yang dikeluarkan ya relative tergantung keinginan ya jika dihitung antara 1, 5 juta – 10 juta tergantung ingin dibuat seperti apa “, tutur Tony yang ditemui di masuk  keluar Pantai Bandengan Jepara.

Dikatakan oleh Tony , acara HUT yang berlangsung di pantai Bandengan Jepara cukup meriah selain jumpa penggemar dari berbagai kota , juga diselenggarakan acara lainnya seperti donor darah, santunan anak yatim dan juga game-game,Bazar dan kontes  untuk para anggota dan tamu undangan . Sehingga pagi tadi pantai Bandengan bagaikan lautan kendaraan Vespa karena yang datang silih berganti dan jumlahnya mencapai ratusan.

Saking banyaknya penggemar motor Vespa yang datang arena pantai Bandengan tidak mencukupi untuk tempat parkir . Sehingga banyak dari mereka yang memarkir kendaraan Vespa sembari beristirahat di sepanjang jalan menuju ke pantai Bandengan sehingga mencapai radius lebih 3 kilometer. Hal ini menjadi pemandangan yang langka di kota ukir Jepara yang cukup menarik perhatian warga Jepara. Apalagi jika melihat modifikasi-modifikasi kendaraan Vespa yang unik berseliweran di jalan-jalan menuju pantai Bandengan yang merupakan icon wisata Jepara.

“ Ya selain kota Jepara ini kami pernah mengadakan perjalanan ke kota Jakarta ,Lampung,Malang dan juga Bali dan Lombok . Biaya perjalanan ditanggung bersama-sama yang penting bisa kumpul dimanapun tempatnya meski sangat sederhana seperti ini “, tambah Tony yang diiyakan teman-temannya. (Kik ).

Tentang Kak Totok

Kak Totok seorang anggota Pramuka Jepara, Ketua SAR Jepara, Ketua Bidang Abdimas Humas Kwarcab Jepara, Ketua Pengelola Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Anggota ORARI Lokal Jepara NP : YC2TVT. Bekerja di Pemda Jepara sebaga Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Cipta Karya tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Jepara.
Pos ini dipublikasikan di Jepara dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s