Dinsosnakertrans Jepara Tegur 12 Perusahaan

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Jepara mengeluarkan nota peringatan untuk 12 perusahaan yang ada di wilayah setempat. Peringatan tersebut dikeluarkan lantaran sistem yang berjalan di 12 perusahaan dinilai tidak sehat.

Pengawas Ketenagakerjaan pada Dinsosnakertrans Kabupaten Jepara Muktiati mengatakan, perusahaan yang dikirimi surat peringatan ini berasal dari berbagai sektor.Ada perusahaan yang bergerak di sektor produksi mebel, jasa dan lain sebagainya. Menurut Muktiati, sistem operasional yang dijalankan belasan perusahaan ini memang tidak sesuai ketentuan.

Beberapa di antara bagian sistem tersebut meliputi tidak dijalankannya norma kerja dan K3 secara komprehensif, tidak adanya jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek), upah lembur, dan lain sebagainya. “Intinya terkait hak-hak buruh yang tidak diberikan oleh perusahaan,” kata Muktiati kemarin. Saat ini, nota peringatan yang dikirim kepada 12 perusahaan ini telah masuk tahap ketiga.

Jika dalam tahap ini, belasan perusahaan tersebut tidak memperbaiki sistem perusahaan yang dijalankan,maka Dinsosnakertrans akan melakukan pemberkasan dengan dibuatnya Berita Acara Pemeriksaan (BAP). “Kalau sudah proses BAP maka itu masuk ranah hukum. Urusannya nanti dengan kepolisian, kejaksaan dan seterusnya,”ujarnya. Pada 2011 lalu, kata Muktiati, ada 39 perusahaan yang diperingatkan oleh jajarannya.

Namun seiring waktu, ada 38 perusahaan yang akhirnya mau memperbaiki dan sekaligus mematuhi berbagai peraturan yang telah ditetapkan seperti K3 dan pemenuhan hakhak buruh.Akhirnya prosesnya pun berhenti dan tidak sampai masuk tahap BAP. “Hanya ada satu perusahaan yang akhirnya kita BAP.

Dan saat ini prosesnya sudah sampai di meja kepolisian,” terangnya. Salah seorang perwakilan buruh perusahaan mebel CV Lancar Jaya, Batealit, Jepara, Sumiyati mengakui jika banyak perusahaan yang hingga kini belum memberikan hakhak pekerjanya secara layak dan sesuai aturan. Dia mencontohkan perusahaan tempatnya bekerja yang menggaji buruhnya dengan di bawah standar UMK Jepara. (Muhammad Oliez/Sindo)

Tentang Kak Totok

Kak Totok seorang anggota Pramuka Jepara, Ketua SAR Jepara, Ketua Bidang Abdimas Humas Kwarcab Jepara, Ketua Pengelola Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Anggota ORARI Lokal Jepara NP : YC2TVT. Bekerja di Pemda Jepara sebaga Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Cipta Karya tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Jepara.
Pos ini dipublikasikan di Jepara. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s