Persijap targetkan poin penuh lawan Persitara

persijap-1Selepas dikalahkan tuan rumah Persija (Jakarta) dengan skor 1-3, Minggu (2/11), Persijap (Jepara) langsung fokus ke pertandingan terakhir mereka di putaran pertama Indonesia Super League 2008, melawan tuan rumah Persitara (Jakarta Utara). Meski akan menjadi tamu di Stadion Lebak Bulus Jakarta, Sabtu (8/11) mendatang, Evaldo dkk ditargetkan bisa meraup poin absolut. Pelatih Persijap, Djunaidi saat dihubungi di Jakarta menyatakan, menghadapi Persitara pihaknya akan bermain menyerang. Strategi yang akan digunakan akan berbeda dibandingkan saat menghadapi Persib (Bandung) dan Persija (Jakarta).

Menghadapi Persitara, tim harus bisa menekan terlebih dahulu, sebelum permainan lawan berkembang. ’’Dari tiga tim yang kami hadapi di tiga pertandingan sisa putaran pertama ini, Persitara memiliki karakteristik berbeda. Menghadapi mereka kami akan tampil menyerang. Sama sekali akan berbeda seperti saat kami meghadapi Persib atau Persija,’’ ujarnya, Senin (3/11).

Saat menghadapi Persitara, gelandang Persijap, Amarildo Souza dipastikan absen. Souza terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Meski demikian, Djunaidi menyatakan tidak terlalu risau dengan hal itu. Sebab, dalam timnya ketergantungan pada salah satu pemain diharapkan tidak terjadi.

Luar biasa
’’Waktu berhadapan dengan Persib, pemain yang saya pasang banyak yang muda-muda. Nyatanya mereka mampu tampil luar biasa. Demikian halnya saat berhadapan dengan Persija, tidak semua pemain pilar saya mainkan. Meski kalah saya kira tampilan anak-anak tidak terlalu mengecewakan,’’ ujarnya.

Sementara itu Manajer Tim Persijap, Edy Sujatmiko memutuskan para pemainnya tetap tinggal di Jakarta sampai mereka menghadapi Persitara. Meski konsekuensinya harus mengeluarkan biaya besar, pihaknya mengaku tidak ada pilihan. Kalau pun harus pulang ke Jepara lebih dahulu, biayanya juga mahal. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya para pemain tetap mempersiapkan diri di Jakarta.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam masa persiapan, manajemen Persijap menerapkan disiplin tinggi kepada para pemain. Mereka harus bisa menjaga kondisi masing-masing. Kalau sampai ada yang melakukan tindakan-tindakan yang mengganggu persiapan, manajemen tim tidak segan-segan akan menjatuhkan sangsi.

Pertandingan melawan Persitara adalah laga terakhir sebelum libur putaran pertama. ’’Biasanya para pemain seenaknya sendiri dalam menghadapi pertandingan terakhir. Pikiran mereka tidak fokus ke pertandingan tapi justru ke soal liburan. Ini tidak boleh terjadi pada tim ini. Karena itu kami tetap akan ketat dalam mengontrol aktivitas mereka saat di Jakarta,’’ ujar Edy Sujatmiko, Senin (3/11) petang. ( sumber : wawasan )

Tentang Kak Totok

Kak Totok seorang anggota Pramuka Jepara, Ketua SAR Jepara, Ketua Bidang Abdimas Humas Kwarcab Jepara, Ketua Pengelola Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Anggota ORARI Lokal Jepara NP : YC2TVT. Bekerja di Pemda Jepara sebaga Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Cipta Karya tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Jepara.
Pos ini dipublikasikan di Persijap dan tag , , , . Tandai permalink.