Persijap Tagih Janji BLI

Badan Liga Indonesia (BLI) akhirnya melansir jadwal baru pertemuan antara Persijap Jepara versus Persija Jakarta yang sebelumnya sempat dibatalkan lantaran tidak mendapat izin dari aparat keamanan.

Pertemuan kedua tim yang sedianya digelar, 2 Agustus silam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta itu, rencananya akan dilangsungkan, 2 November mendatang di tempat yang sama.

Kabar tersebut disampaikan Sekretaris Persijap Nur Jamil. Menurut Jamil, pemberitahuan tersebut disampaikan BLI melalui surat bernomor surat 0186/A-06/BLI-3.1/VIII/2008 tertanggal 26 Agustus 2008.

Dalam surat tersebut disebutkan jika laga Persijap versus Persija tetap akan digelar di SUGBK. Laga Persijap melawan Persija yang sempat dibatalkan ternyata tak membuat Manajemen Laskar Kalinyamat trauma.

Persijap tak mempermasalahkan jika bentrok kedua tim akhirnya tetap digelar di SUGBK. “Tidak ada masalah. Terpenting bagi kami kan kepastiannya,” tukas Jamil.

Sayangnya, lanjut Jamil, sampai sekarang belum juga ada kepastian dari BLI kapan biaya operasional yang telah mereka keluarkan selama di Ibu Kota akan diganti. Padahal, tim Kota Ukir telah mengajukan surat permohonan kepada BLI terkait hal itu pada, 20 Agustus silam.

“Pastinya saya belum tahu apakah uang ganti tersebut telah dibayarkan atau tidak. Yang jelas, pada saat kami melakukan konsultasi terkait masalah tersebut bersama BLI maupun Panpel Persija. Mereka akan menggantinya. Coba tanyakan langsung saja kepada manajer, karena beliau yang lebih tahu,” sebut Jamil.

Selama lima hari berada di Jakarta, dana yang telah dikeluarkan Persijap mencapai Rp81,7 juta. Dengan rincian, Rp66 juta diantaranya merupakan biaya akomodasi dan transportasi. Sedangkan sisanya adalah uang harian bagi seluruh komponen Persijap yang turut serta dalam lawatan tersebut.

Manajer Persijap Edy Djatmiko saat dimintai keterangan terkait hal itu menyatakan. sampai sekarang, BLI belum juga memberikan uang ganti. Edy mengaku, telah beberapa kali berusaha menanyakan langsung masalah tersebut kepada BLI.

Termasuk pada saat manajer meeting dengan kontestan Liga Super lainnya di Jakarta beberapa waktu silam. Sayangnya, tetap saja hasilnya masih nihil.

“Ketika saya tanyakan kapan uang tersebut akan diganti jawabnya selalu nanti, nanti dan nanti. Yang jadi masalah, nantinya BLI itu kapan kan kami tidak tahu. Kami juga tidak tahu apakah uang ganti tersebut akan ditanggung sendiri oleh BLI atau 50:50 dengan Panpel Persija. Karena waktu diminta mengajukan surat permohonan, kami juga disarankan memberi tembusan kepada pihak panpel,” jelas Edy. ( okezone )

Tentang Kak Totok

Kak Totok seorang anggota Pramuka Jepara, Ketua SAR Jepara, Ketua Bidang Abdimas Humas Kwarcab Jepara, Ketua Pengelola Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Anggota ORARI Lokal Jepara NP : YC2TVT. Bekerja di Pemda Jepara sebaga Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Cipta Karya tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Jepara.
Pos ini dipublikasikan di Jepara dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s